Mensos Risma Taegetkan Bansos untuk NYY Disalurkan Bulan Ini

 

Tampak Bu Risma, Menteri Sosial saat menyisir beberapa titik lokasi bencana ke beberapa tempat, di Pulau Adonara, sumber foto: Istimewa

TANGKAS NET INDOMenteri Sosial Tri Rismaharini menargetkan dana bantuan sosial (bansos) yang terkumpul untuk pemulihan pasca bencana Nusa Tenggara Timur (NTT), dapat disalurkan pada bulan ini.

"Karena uangnya sudah ada kan, kita tidak boleh menunggu, kasian mereka," kata Mensos Risma dalam siaran tertulis, Rabu (2/6/2021).

Sebanyak 20 rumah rusak

Risma menjelaskan, dana yang terkumpul rencananya akan disalurkan ke Kecamatan Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara, kawasan perbatasan Indonesia dan Timor Leste yang menjadi lokasi terdampak dengan total 20 rumah rusak.

Hal ini juga dikomunikasikan langsung dengan pemerintah daerah, khususnya Bupati Timor Tengah Utara, Juandi David, untuk membangun rumah yang rusak akibat banjir bandang akibat Siklon Tropis Seroja.

"Kondisinya gak layak. Nanti kita untuk (bantuan) teman-teman ini kita arahkan semua ke Kecamatan Wini," kata Risma.


Kemensos akan bangun rumah tahan gempa

Mensos mengatakan, berdasarkan perhitungan tim, kebutuhan dana untuk satu unit rumah membutuhkan dana sekitar Rp. 64 juta.

Meski demikian, Kemensos akan membangun kembali permukiman warga terdampak, agar sejajar dengan jalan raya agar saat hujan tidak tenggelam.

“Kalau hitung per unit rumah tahan gempa Rp 64 juta,” kata Risma.


Bantuan pemberdayaan masyarakat

Selain bantuan fisik, Risma juga memastikan Kemensos juga akan memberikan bantuan berupa pemberdayaan masyarakat di sana. Pasalnya, masyarakat kehilangan mata pencaharian akibat bencana tersebut.

“Kami akan memberikan bantuan ayam ternak kambing. Kemudian kami akan juga memberikan bantuan untuk menanam sayuran, alat pertanian juga buah-buahan, sehingga mereka dapat akses untuk ekonominya pula,” kata Risma.


Siklon Seroja melanda NTT pada awal April

Risma merinci, sementara itu, bantuan terus mengalir dari sejumlah pihak, antara lain PT Sidomuncul sebesar Rp. 500 juta, PT Telkom Rp. 550 juta, Media SCTV Rp. 1 Milyar; dan Platform Kitabisa.com senilai Rp. 4 miliar.

"Termasuk bantuan yang dihimpun oleh Kompas Gramedia. Tapi Kompas masih dihitung, karena mereka tidak hanya dalam bentuk uang tapi juga buku," kata Risma.

Perlu diketahui, Badai Siklon Tropis Seroja menyebabkan meluapnya air kali atau sungai di beberapa lokasi yang tersebar di 24 kecamatan di Kabupaten Timor Tengah Utara. Hal ini menyebabkan bencana angin, banjir, tanah longsor, gelombang pasang dan abrasi pada awal April.

Bencana banjir yang melanda dan menggenangi pemukiman, sekolah, tempat ibadah, fasilitas kesehatan, dan lahan pertanian warga, akibat tingginya intensitas curah hujan dengan ketinggian air kurang lebih 100 cm, berlangsung lama di seluruh Kabupaten TTU.


Comments

Popular posts from this blog

Facebook Buat Pelatihan WhatsApp Business Jelang Ramadan 2021

Seakan Dipaksa Bermain, Cedera Hamstring James Harden Kambuh

Bos Gojek mengapresiasi kebijakan pemerintah daerah yang memprioritaskan mitra Gojek sebagai penerima vaksin COVID-19.