Antonio Conte Kemungkinan Melatih di Amerika Serikat


Antonio Conte. Sumber foto: goal.com

Tangkas Net Indo - Antonio Conte yang masih belum memutuskan masa depannya akan kemana setelah mundur dari jabatan menjadi pelatih Inter Milan. Dia juga tidak menutup kemungkinan untuk berkarir di benua Amerika Serikat. Conte yang telah resmi meninggalkan kursi pelatih kepala Inter pada tanggal 27 Mei 2021. Pelatih berusia 51 tahun itu telah mengakhiri masa kerja sama dengan Nerazzurri yang sudah terjalin sejak tahun 2019. Perbedaan masalah pendapat antara dirinya dengan presiden klub, Steven Zhang, telah diyakini sebagai alasan utama mundurnya Conte dari Inter. Mantan manajer Chelsea itu mau belanja pemain guna memperkuat skuad tim untuk mempersiapkan kompetisi musim depan, tapi keinginannya tersebut tak direstui Zhang dikarenakan masalah finansial. Posisi dari Antonio Conte saat ini sebagai pelatih Inter Milan kemudian telah digantikan oleh mantan pelatih Lazio yakni Simone Inzaghi. Mantan juru taktik Lazio tersebut diikat kontrak La Beneamata selama dua tahun. Conte sendiri yang saat ini masih menikmati waktu liburan selepas dirinya angkat koper dari Giuseppe Meazza. Meski dengan begitu, mantan pelatih Juventus tersebut sudah dikaitkan dengan beberapa klub top Eropa untuk mengisi kursi kepelatihan. Tottenham Hotspur yang kabarnya telah menjadi klub terdepan yang menginginkan jasa Conte musim depan. Namun sampai saat ini, masih belum ada kesepakatan yang telah tercapai di antara dua pihak yang menjadikan masa depan Conte masih simpang siur. Real Madrid juga telah diklaim sempat memiliki ketertarikan kepada Conte untuk menggantikan pelatih Zinedine Zidane. Los Blancos pada akhirnya telah memilih untuk mendatangkan kembali Carlo Ancelotti ke Santiago Bernabeu. Conte yang telah buka suara terkait masa depannya di dunia kepelatihan. Pria asal Italia itu telah membuka peluang untuk menangani klub Amerika Serikat di Major League Soccer (MLS). "Di mana saya akan melihat diri saya dalam lima tahun? Saya ingin memiliki sebuah pengalaman di luar negeri, mungkin di Amerika Serikat," kata Conte kepada DAZN, dilansir dari La Gazzetta dello Sport. "Menjadi pelatih jelas tidaklah hal yang mudah, terutama bila anda mau melakukannya di level yang hebat. Bagaimanapun, tekanannya itu sangat tinggi sekali," dia menambahkan. "Anda harus pandai untuk hidup dengan itu dan mengelola situasi tertentu, mengetahui bahwa anda selalu sendirian," demikian kata Antonio Conte.

Comments

Popular posts from this blog

Facebook Buat Pelatihan WhatsApp Business Jelang Ramadan 2021

Seakan Dipaksa Bermain, Cedera Hamstring James Harden Kambuh

Bos Gojek mengapresiasi kebijakan pemerintah daerah yang memprioritaskan mitra Gojek sebagai penerima vaksin COVID-19.