Samsung Ikut Bergabung Dengan Mutual Transfer Alliance
Gambar : Ilustrasi
TANGKAS NET INDO - Dua tahun yang lalu Xiaomi, Oppo, dan Vivo membuat sebuah aliansi untuk menciptakan standarisasi pengiriman file secara wireless bernama Mutual Transfer Alliance (MTA). Saat ini Samsung ikut bergabung dengan aliansi tersebut.
MTA merupakan sebuah standar untuk mengirimkan file antar perangkat secara wireless, baik itu HP maupun komputer. Kecepatan transfer datanya hingga 20MB/s. Pada Februari 2020, setelah beberapa bulan diuji secara beta, fitur tersebut akhirnya hadir untuk publik.
Sebelumnya, sudah ada beberapa perusahaan lain yang bergabung ke aliansi tersebut selain trio pendirinya. Seperti Asus, OnePlus, Meizu, ZTE, Black Shark dan HiSense. Kini daftar tersebut bertambah panjang dengan hadirnya Samsung.
Walaupun baru bergabung, kedatangan Samsung ini seharusnya memberikan dampak yang besar. Pasalnya Samsung merupakan salah satu pabrikan HP terbesar di dunia, bahkan seringkali memegang posisi paling tinggi.
Selain itu, Samsung pun sebelumnya sudah memiliki standar pengiriman file wireless sendiri, yaitu Quick Share, yang menggantikan Android Beam yang sudah dinonaktifkan dan menjadi alternatif terhadap Nearby Share yang menjadi bawaan Android. Bahkan Samsung pun sudah merilis aplikasinya untuk Windows 10.
Bergabungnya Samsung ke dalam aliansi ini bukan berarti mereka akan meninggalkan Quick Share. Kemungkinan besar yang terjadi adalah Quick Share yang akan mendukung sistem MTA tersebut, termasuk untuk aplikasinya yang tersedia untuk Windows.
Sistem MTA ini membuat perangkat bisa mengirim file secara peer to peer secara seamless dengan kecepatan yang tinggi. Pengiriman file ini tentunya dilakukan tanpa kehadiran koneksi internet.
Koneksi yang digunakan adalah Bluetooth untuk proses pairing yang lebih cepat, dan dilanjutkan dengan WiFi P2P untuk pengiriman data yang kencang. Untuk itulah agar bisa memanfaatkan sistem MTA ini koneksi Bluetooth dan WiFi harus sama-sama diaktifkan.


Comments
Post a Comment