Cinta Laura Kawinkan Bollywood Dan Nuansa Nusantara Dalam Lagu Markisa
Sumber : Istimewa
Tangkas Net Indo - Cinta Laura Kiehl telah merilis single barunya yang berjudul Markisa. Menariknya, dalam lagu ini, artis kelahiran 17 Agustus 1993 ini memadukan berbagai unsur musik.
Saat menggarap lagu ini, Cinta Laura mengaku terinspirasi dari warna musik yang dibawakan oleh lagu-lagu dari sinema India. Namun, ia memadukan unsur-unsur tersebut dengan nuansa musik tradisional Indonesia.
Ada beberapa instrumen musik asal Indonesia yang ia masukkan dalam aransemen lagunya yaitu kecapi, saluang,dan sarunai dari Minang, sape dan vokal Kalimantan, kendang dangdut, hingga kendang Sunda.
“Sejujurnya, di single terbaru ini, aku mencampur banyak genre. Ada Bollywood, dancehall, dan pop. Ya, melodi lagu ini terinspirasi dari obsesiku terhadap musik new age Bollywood. Sebagai produser, Eka (Gustiwana) berhasil menerjemahkan ide dan inspirasiku hingga melahirkan nada seperti yang aku inginkan," kata Cinta Laura dalam siaran pers yang diterima.
Mengenai berbagai warna musik yang dicampurkan dalam lagu-lagunya, Cinta Laura punya alasan tersendiri. Selain terinspirasi dari unsur musik Bollywood, ia juga ingin memperkenalkan budaya Indonesia kepada pendengarnya.
“Menurut aku, anak muda perlu mempromosikan budaya Indonesia lewat musik pop untuk memperlihatkan kepada masyarakat luas bahwa instrumen tradisional juga bisa keren dan dibuat lebih modern. Waktunya bagi kita menunjukkan kepada kepada dunia bahwa instrumen musik khas Indonesia bisa terdengar catchy dan ikonik, " dia melanjutkan. .
Dalam penggarapan Markisa, Cinta Laura dibantu oleh beberapa pihak, antara lain Eka Gustiwana yang berperan sebagai produser, Melissa Sudarsono dalam penulisan lirik, dan Ganzerlana yang merekam alat musik Indonesia dalam lagu.
Selain itu, ada Kamga sebagai penata vokal dan Dhandy Annora sebagai teknisi suara yang juga terlibat dalam pembuatan single tersebut.
Menurut Cinta Laura, proses pengerjaan lagu Markisa sebenarnya terbilang lancar. Hanya saja, karena menginginkan hasil yang terbaik, ia berusaha mendengarkan lagu tersebut berulang-ulang hingga ia merasa hasilnya maksimal.
“Aku merekam lagu ini di bulan Mei dan hanya butuh lima jam dengan bantuan dari Kamga sebagai pengarah vokal. Tapi, prosesnya agak lama saat masuk ke bagian mixing and mastering karena aku sangat kritis tentang berbagai detil sehingga sering revisi, " dia berkata.
“Saat itu, benar-benar bikin aku frustrasi karena harus bolak-balik studio untuk mendapatkan musik yang aku inginkan. Aku bahkan mendengarkan lagu ini di sepuluh speaker berbeda untuk memastikan kualitasnya tetap sama. Untunglah, kami akhirnya berhasil menyelesaikan lagu ini di pertengahan Juni. Jadi, total pengerjaannya memakan waktu dua bulan," ujarnya lagi.
Tangkas Net Indo | Bolatangkas Online Asia | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya

Comments
Post a Comment