Jubir Satgas COVID-19 sebut Pemerintah Bakal Tindak Warga yang Terdeteksi Kategori Hitam

 

Tangkas Net Indo - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan di Graha BNPB, Jakarta, Senin (30/3/2020).(Dok. BNPB)


Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) COVID-19, Wiku Adisasmito, menyebutkan bahwa pemerintah akan menindak warga yang terdeteksi kategori hitam di aplikasi PeduliLindung. Nantinya, orang yang terdeteksi kategori hitam akan langsung dibawa ke fasilitas isolasi terpusat.


Langkah yang diambil pemerintah ini menanggapi data aplikasi PeduliLindung yang mencatat 3.830 orang positif COVID-19 dan masih beraktivitas di tempat umum.


"Pemerintah berkomitmen dengan kerjasama bersama satgas di fasilitas publik untuk segera merujuk orang yang terjaring atau kategori hitam, atau tergolong positif atau memiliki kontak erat untuk segera dipindahkan ke fasilitas isolasi terpusat terdekat," kata Wiku dalam pernyataan pers yang disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (14/9/2021).


PPKM tetap terus ada di masa pandemi COVID-19


Wiku mengatakan situasi pandemi COVID-19 di Indonesia terus membaik. Hal ini terlihat dari menurunnya positivity rate, serta meningkatnya jumlah testing dan tracing.


Namun, kata Wiku, pemerintah akan terus melakukan upaya pengendalian semaksimal mungkin. Selama COVID-19 masih ada di Indonesia, kata dia, pemerintah akan terus memberlakukan PPKM dengan melakukan monitoring dan evaluasi setiap minggunya.


“Kebijakan yang diambil juga akan bertumpu pada data terkini untuk memastikan kebijakan yang diputuskan dapat menjawab perkembangan di lapangan,” kata Wiku.


Pemerintah akan mempertahankan kurva kasus COVID-19 saat ini


Meski begitu, Satuan Tugas tetap mengimbau masyarakat kembali mewaspadai lonjakan kasus COVID-19 dengan disiplin protokol kesehatan. Pemerintah, kata dia, secara bertahap akan membuka sejumlah sektor dan kegiatan. Namun, kegiatan sosial dan ekonomi yang tidak diimbangi dengan disiplin proses berpotensi meningkatkan kasus lagi.


“Tugas besar kita sekarang adalah mempertahankan kurva yang telah melandai ini,” kata Wiku.


Sebanyak 3 ribu orang yang positif COVID-19 masih beraktivitas di tempat umum


Sebelumnya, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan data pada aplikasi PeduliLindung yang mendeteksi 3.830 orang positif COVID-19 dan masih beraktivitas di tempat umum. Dari jumlah tersebut, 3.000 orang yang positif COVID-19 terdeteksi aktif di mal atau tenant mal.


Kemudian, ada 43 orang positif COVID-19 yang ke bandara, 63 orang positif COVID-19 naik kereta api, dan 55 orang positif COVID-19 masuk ke restoran.


“Padahal, orang-orang ini adalah orang-orang yang sudah teridentifikasi positif Covid yang harusnya stay di di rumah atau diisolasi terpusat di karantina," kata Budi dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Senin (13/9/2021).

Comments

Popular posts from this blog

Facebook Buat Pelatihan WhatsApp Business Jelang Ramadan 2021

Seakan Dipaksa Bermain, Cedera Hamstring James Harden Kambuh

Bos Gojek mengapresiasi kebijakan pemerintah daerah yang memprioritaskan mitra Gojek sebagai penerima vaksin COVID-19.